PERADABAN AWAL AMERIKA



MAKALAH SEJARAH PEMINATAN
PERADABAN AWAL AMERIKA


KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt., karena atas limpahan rahmat dan karunia – Nya lah sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah Sejarah ini sesuai waktunya
saya mencoba berusaha menyusun makalah ini sedemikian rupa dengan harapan dapat membantu pembaca dalam memahami pelajaran Sejarah yang merupakan judul dari Makalah saya, yaitu “Peradaban Awal Amerika” . Disamping itu, saya berharap bahwa Makalah Sejarah ini dapat dijadikan bekal pengetahuan untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
saya menyadari bahwa didalam pembuatan Makalah Sejarah ini masih ada kekurangan sehingga saya berharap saran dan kritik dari pembaca sekalian khususnya dari guru mata pelajaran Sejarah agar dapat meningkatkan mutu dalam penyajian berikutnya.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih.


















DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................. ii
DAFTAR ISI........................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A. Latar Belakang........................................................................................... 1
B.  Rumusan Masalah...................................................................................... 1
C.  Tujuan Penulisan........................................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 2
A. Suku Aztek................................................................................................ 2
B.  Suku Chibcha............................................................................................. 3
C.  Suku Maya................................................................................................. 4
D. Suku Inca................................................................................................... 5
BAB III PENUTUP................................................................................................. 7
A. Kesimpulan................................................................................................ 7
B.  Saran.......................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA






BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
            Tidak ada kepastian mengenai bagaimana dan kapan penduduk asli Amerika pertama kali menetap di Benua Amerika dan Amerika Serikat modern. Teori paling terkenal menyatakan bahwa orang bermigrasi dari Eurasia menyeberangi Beringia, sebuah jembatan darat yang menghubungkan Siberia dengan Alaska modern, dan kemudian menyebar ke selatan di sepanjang Benua Amerika. Migrasi ini kemungkinan dimulai pada 30.000 tahun silam dan berlanjut hingga sekitar 10.000 tahun silam, ketika jembatan tanah itu terendam akibat naiknya permukaan air yang disebabkan oleh berakhirnya periode glasial terakhir. Penduduk awal ini, yang disebut bangsa Paleoamerika, dengan cepat terbagi menjadi ratusan bangsa dan suku dengan budaya yang beragam.
           Benua Amerika terdiri atas bagian utara, bagian tengah, dan bagian selatan. ketiga bagian itu menjadi satu oleh rangkaian pegunungan tinggi yang menjulur dari utara ke selatan seperti Rocky Mountains, Pegunungan Amerika tengah, pegunungan Andes. Terdapat tanah genting Pamana, dan sebagian besar di dataran rendah Mississipi di Utara dan Amazon di selatan. Di apit oleh dua buah samudera yaitu samudera Pasifik di barat, samudera Atlantik di sebelah timur. Terdapat terusan Pamana dan air terjun Niagara.
           Peradaban kuno Amerika ada 4, yaitu Kebudayaan suku Aztec, Chibcha, Maya, dan Inca.

B. RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku aztec?
2.      Bagaimana pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Chibca?
3.      Bagaimana pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Maya?
4.      Bagaimana pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Inca?

C. TUJUAN PENULISAN
1.      Untuk mengetahui pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku aztec
2.      Untuk mengetahui pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Chibca
3.      Untuk mengetahui pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Maya
4.      Untuk mengetahui pemerintahan, kebudayaan dan hasil pertanian suku Inca




BAB II
PEMBAHASAN
           
A.    Suku Aztek
            Penduduk asli benua Amerika diperkirakan datang dari Asia melalui Selat Bering. Perpindahan itu terjadi beberapa kali dalam waktu yang berbeda. Penduduk itu kemudian bernama bangsa Aztek, maya, Chibcha, dan Inca. Kebudayaan mereka masih sangat rendah. Namun, beberapa abad kemudian mereka berhasil mencapai peradaban yang tinggi.
            Kebudayaan Aztek berkembang di daerah Meksiko Tengah dan selatan, terutama di sekitar danau-danau Tezuko, Zumpangochalko, dan Xaltokan. Pengaruhnya meluas dari pantai pasifik sampai Teluk Meksiko. Bangsa Aztek hidup dari pertanian. Mereka dikenal sebagai bangsa yang suka berperang. Bangsa Aztek memiliki tentara yang kuat. Bangsa yang dapat dikalahkan mereka jadikan budak. Mereka membangun kota dan kuil dengan menggunakan tenaga para budak itu.
       Untuk keperluan keagamaannya, bangsa Aztek membangun kuil-kuil berbentuk piramida yang besar dan megah, seperti kuil Matahari dan kuil Bulan. Dalam bidang pertanian, bangsa Aztek terkenal sanagat mahir. Mereka memanfaatkan lahan-lahan di sekitar danau dan rawa. Tanaman yang ditanam terutama padi dan jagung. Bangunan-bangunan yang dihasilkan besar dan indah. Bangunan pemujaan berbentuk piramida banyak didirikan. Patung-patung digambarkan secara terbuka atau berhadap-hadapan. Kebanyakan patung itu berbentuk mengerikan karena ada hubungannya dengan upacara pengorbanan manusia bagi pemujaan dewa Huitzilopochtli. Darah manusia merupakan bagian dari upacara untuk mencegah kehancuran dunia yang ditandai dengan lenyapnya matahari.
            Upacara korban manusia bagi bangsa Aztek bukan hal yang mengerikan, begitu juga bagi calon korbannnya. Menurut kepercayaan mereka, kematian di tangan pendeta merupakan suatu kehormatan. Kurban itu dipersembahkan dengan tujuan agar dewa-dewa tidak marah sehingga tidak mendatangkan bencana alam. Puncak kebesarannya dicapai pada abad ke-13. ibu kota Tenokhtitlan di tepi Danau Tezuko merupakan suatu tempat pertahanan yang kuat. Peperangan antar suku bangsa Aztek sering terjadi. Pada masa pemerintahan Ahuitzoti, wilayah kekuasaannya meluas dari pantai pasifik sampai Teluk Meksiko, dan dari lembah Meksiko di Utara sampai Guatemala di selatan. Seluruh penduduk kerajaan Aztek berjumlah 5 juta orang. Bangsa Aztek ditaklukkan oleh Cortez dari Spanyol tahun 1519.
1.    Pemerintahan
          Kerajaan Aztec berdiri sekitar tahun 1298 M dan mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1450 M. Kerajaan Aztec mengalami kehancuran setelah datangnya bangsa Spanyol, dengan Raja terakhirnya Monte Zuma II. Pusat kerajaan Aztec berada di daerah Semenanjung Yukatan.
2.    Kepercayaan
            Kepercayaan suku Aztec mengorbankan nyawa manusia saat pemujaan merupakan warisan dari suku Toltek. Walaupun begitu, suku Aztec meneruskan pemujaan sendiri yaitu Huiyzilopochtii, dewa yang memperhatikan peruntungan politik Tenochitlan. Tidak seperti suku Toltek yang mengagungkan Dewa Tezkatlipoka.
3.    Hasil Kebudayaan
            Hasil kebudayaan Suku Aztec adalah :
a.        Kuil berbentuk Piramida yang tengahnya berlubang untuk memasukkan kurban (emas dan perak).
b.        Konsep kepercayaannya menyembah dewa –dewa.
c.        Ditemukan patung di kota Vera Cruz, yang beratnya 30 Ton sebagai perwujudan dewa utama yang disucikan
d.       Mampu mengusahakan tambang mas dan perak
e.        Suku Aztec tiap 52 tahun sekali mengadakan upacara besar-besaran yang dipusatkan di Hall of the Star, Ibukota kerajaan Aztec.
B.     Suku Chibcha
            Chibcha adalah bangsa yang mendiami dataran tinggi Bogota di Kolombia Tengah. Bangsa Chibcha adalah bangsa petani. Mereka menanam kentang dan jagung. Mereka tinggal di kota yang mempunyai 20.000 rumah terbuat dari kayu dengan dinding yang terbuat dari rotan dan lumpur. Oleh karena itu, mereka tidak meninggalkan reruntuhan bangunan seperti halnya di Meksiko dan Peru.
            Bangsa Chibcha memakai pakaian dari katun serta membuat perhiasan dari emas dan batu permata. Kebudayaan Chibcha juga mengenal sistem penanggalan yang maju, tulisan fiktograf (huruf bentuk gambar), dan benda-benda keramik. Dalam bidang perdagangan mereka sangat maju. Bahasa Chibcha masih dipakai oleh bangsa Indian di Amerika Tengah, Meksiko, dan Kolumbia hingga kini.
            Di dataran tinggi Bogota ada sejumlah negara yang saling berperang satu dengan yang lainnya. Pada permulaan abad ke-16, Dinasti Zipa dengan rajanya Nemerquene dan keponakannya Tisquesusa membangun kerajaan yang kuat di sebelah selatan daerah Chibcha. Musuhnya adalah Dinasti Tunja. Kerajaan Chibcha dikalahkan oleh tentara Spanyol sekitar tahun 1536 dan 1541.






C.    Suku Maya
Peradaban Maya telah berkembang di sebagian Amerika Selatan dan Amerika Tengah (Semenanjung Yukatan, Guatemala, dan Honduras) di abad ke-1 SM sampai dimulainya tahun Masehi. Pada abad ke-10 peradaban itu berkembang mencapai puncaknya. Mereka telah mempunyai sistem penanggalan yang lebih cermat daripada penanggalan Julian (Romawi). Kesenian, matematika, seni bangunan, dan astronomi, sudah sangat maju. Teknologi pertanian pun sudah sangat maju. Mereka juga sudah mengenal angka nol.
            Bangsa Baya sudah mengenal tulisan hieroglif. Tulisan ini banyak dijumpai di tembok-tembok dan tangga-tangga kuil. Pada waktu bangsa Spanyol datang, naskah-naskah bangsa Maya dibakar. Bangunan bangsa Maya banyak dihiasi dengan relief dan dibangun tegak lurus pada teras yang tinggi. Atapnya datar dan tidak berjendela. Cahaya masuk hanya melalui pintu. Dinding bagian dalam bangunan dihias dengan lukisan. Bangsa Maya telah mengenal pembuatan barang-barang dari tanah liat yang dibakar (tembikar dan gerabah). Bentuknya sederhana dan dihiasi gambar atau relief.
            Ada sekitar 200 buah bangunan yang dapat dijumpai di Kaminaljuyu, di pinggir barat daya kota Guatemala. Bangunan yang terbesar berupa piramida yang tingginya 26 meter dengan dua ruang makam di dalamnya. Di pusat salah satu makam terdapat mayat raja yang diletakkan di atas panggung kayu. Mayat itu dikelilingi mayat-mayat lain yang diduga merupakan jenazah orang-orang yang dikurbankan untuk mengawal raja menuju ke dunia lain. Di dalam ruangan itu juga ditemukan perhiasan dari batu berharga, kulit kerang, dan barang pecah belah.
            Bangunan Uaxactun merupakan peninggalan bangsa Maya bagian tengah yang berasal dari masa yang lebih muda. Salah satu bangunannya berbentuk piramida bertangga yang bagian atasnya terpancung dan bagian depannya berhiris. Bangunan sejenis juga ditemukan di daerah Maya bagian utara.
            Pada abad ke-13 terjadi perang saudara, tetapi kemudian mereka berdamai kembali sampai abad ke-15. Pada tahun 1451 kembali terjadi perang. Kota-kota besar terpaksa ditinggalkan. Ketika orang Spanyol sampai di situ pada abad ke-16, peradaban Maya sudah mengalami kemunduran. Saat itu jumlah orang Maya di daerah Yukatan sekitar 400.000 sampai 500.000 orang.

            Bangsa maya memiliki peradaban tinggi. Kesenian, seni bangunan, matematika, dan bidang astronomi, mereka sangat maju. Mereka mempunyai penanggalan yang lebih baik daripada penanggalan Romawi. Mereka juga membangun jalan-jalan raya. Sistem pertanian juga telah maju karena mereka telah mengenal pengairan dan pemilihan bibit.
1.    Letak Geografis
         Kerajaan maya terletak di Meksiko Selatan dan Amerika Tengah. Wilayah Kerajaan Maya meliputi Semenanjung Yukatan (Meksiko), Hounduras, dan Guatemala. Pusat peradabannya di Semenanjung Yukatan.
2.    Pertanian
         Suku Maya telah mengenal system pengairan terusan. Mereka membangun kebunChinampa di pulau-pulau buatan yang subur atau di danau-danau yang dangkal di Lembah Meksiko. Tanaman pokoknya adalah jagung.
3.    Ilmu Astronomi
            Suku Maya telah mengenal dua system kalender, yaitu :
a.    Sistem kalender berdasarkan peredaran matahari, 1 tahun = 365 hari
b.    Sistem kalender berdasarkan kepercayaan, 1 tahun = 260 hari
4.    Hasil kebudayaan
       Hasil kebudayaan suku Maya adalah Mampu membangun kota terbesar di dunia, kota Theotihuakan yang dihuni 100.00 penduduk. Tikal, situs tertua didunia yang berbentuk pyramid (piramida kastilo) bersisi terjal. Kota dongeng Manchu Picchu bertengger mengakangi gunung yang sempit, menjulang pada ketinggian 600 m diatas lembah sungai Urubamba.
5.    Kepercayaan 
            Kepercayaan suku Maya memuja banyak dewa (politheisme), seperti Dewa Laut, Dewa Matahari, Dewa Hujan, Dewa musim semi. Mereka juga mengenal upacara pemujaan yang mengorbankan nyawa manusia. Karena mereka percaya matahari harus makan jantung dan darah manusia untuk menentukan kelangsungan hidup dunia. 

D.    Suku Inca
           
Di daerah Pegunungan Andes, Amerika selatan, pada abad ke-15 berkembang Kerajaan Inca. Nama Inca merupakan nama suku bangsa yang tinggal di sekitar Cuzco, Peru, sejak kira-kira abad ke-5 M.
            Menurut legenda, bangsa Inca berawal dari sekelompok anak dewa Matahari yang menghuni sebuah gua di sebelah tenggara kota Cuzco. Dari mereka kemudian berkembang sekelompok keluarga yang mendiami dataran tinggi Peru. Mereka menggunakan bahasa Quechuan. Bangsa Inca sudah ada di wilayah Peru sejak kurang lebih 2800 SM. Mereka hidup di pegunungan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka bertani. Tanaman yang mereka tanam adalah padi-padian dan kacang-kacangan. Seperti halnya bangsa Mesir Kuno, bangsa Inca juga mempunyai kepandaian mengawetkan mayat (mumi). Selain itu, bangsa Inca juga ahli dalam membuat benda-benda dari tanah liat bakar (tembikar). Benda-benda dari tembikar dibuat sangat sempurna kualitasnya dan diberi hiasan yang indah.
            Sejak tahun 1200 M daerah Cuzco diperintah oleh Manco Capac seorang raja Inca yang pertama. Ia mempunyai dua orang putra, yaitu Huascar dan Atahualpa. Setelah ditaklukkan oleh Pachacuti pada tahun 1438 M, bangsa Inca mulai memperluas wilayahnya dengan menaklukkan daerah-daerah sekitarnya. Luas wilayahnya membentang dari daerah Quito di bagian utara sampai Chile di bagian tengah. Pachacuti digantikan oleh anaknya yang bernama Topa Inca. Pada masa Topa Inca, bahasa Quechua ditetapkan sebagai bahasa pengantar di seluruh wilayah Tahuantinsuyu. Tahun 1471 M ia meluaskan kekuasaannya ke utara, ke daerah Quito dan daerah manta di pantai ekuador bagian tengah. Setelah itu, ia menyerang Kerajaan Chimi, lalu ke selatan sampai Pachacamac.
            Topa Inca meninggal tahun 1473 M. Ia digantikan oleh putranya Huayna Capac. Raja itu menghabiskan waktunya untuk membenahi administrasi pemerintahan dan memadamkan pemberontakan-pemberontakan. Ia menaklukkan daerah Yaguarcocha (danau daerah) di utara Quito. Bangsa Inca ditaklukkan oleh bangsa Spanyol di bawah pimpinan Francisco Pizarro pada tahun 1532 M.

1. Letak Geografis
a. Kerajaan Inca terletak di Peru tepatnya disekitar danau Titicaca dekat pegunungan Andes. Pendirinya Manco –Copac tahun 500 M.
b. Wilayah kekuasaannya : Bolivia, Chili, Brazilia, dan Equador terjadi pada masa Raja Sinci Roca 1150 M, yang merupakan pemersatu bangsa Indian. Tipa wilayah diberi hak otonomi yang disebut Ayllu.
2. Pertanian
            Penduduknya telah mengenal system irigasi dan mempunyai kemampuan bekerja sama sehingga pertaniannya mengalami kemajuan.
3. Kepercayaan
            Percaya pada dewa-dewa. Dewa yang disembah adalah Dewa Viracocha (dewa pencipta alam), dewa matahari, dewa bulan, dewa bintang, dewa bumi, dewa laut, dewa halilintar, dewa kesuburan.
4.    Hasil kebudayaan Suku Inca
Hasil kebudayaan :
a. Bangunan-bangunan istana megah terbuat dari batu –batu besar dan batu karang.
b. Mayat suku inca biasanya diawetkan (mummy)


BAB III
PENUTUP
A.        KESIMPULAN
1.             Peradaban Maya bermula pada periode Pra-klasik, yang berkembang pada Periode Klasik (sekitar 250 M sampai 900 M), dan berlanjut sampai periode Pos-Klasik sampai kedatangan bangsa Spanyol di Yucatan. Penduduk asli sebelumnya adalah suku-suku indian yang diperkirakan berasal dari Asia. Kaum Maya merupakan penduduk selatan Mexico dan utara Amerika Tengah yang kaya dengan sejarah. penduduk Amerika Tengah menggantungkan hidupnya secara agraris. Bangsa ini diapit oleh dua sungai yaitu sungai Amazon dan sungai Misisipi.Mereka bercocok tanam kacang, jagung, paprika, labu dan tanaman lainnya. Kepercayaan bangsa Maya bersifat Polytaisme. Peninggalannya yang memiliki bermacam bangunan serta mulai munculnya sistem perbintangan dan penanggalan. Suku Maya menyebabkan runtuhnya peradaban mereka sendiri, bukan karena siapa-siapa.
2.             Bangsa Aztec merupakan suatu bangsa yang berperadaban tinggi di meksiko, telah mengenal kepercayaan polythiesme, dan dewa matahari adalah Tuhan mereka yang sangat di takuti, karena ketakutan akan marahnya sang dewa Bangsa Aztec melakukan pengorbanan hati dan darah manusia di atas altar pyramid untuk dipersembahkan kepada sang dewa.
Pennggalan bangsa aztec sangat tinggi dengan pembuatan jalan, jembatan serta kuil-kuil pyramid yang sangat megah. Kemajuan teknologi mereka sangat tinggi pada masa itu. Sebagian besar mata pencaharian mereka bertani dan berdagang membuat ekonomi stabil dan makmur. Dengan semua kehebatan yang mereka ciptakan membuat mereka menjadi pusat peradaban pada waktu itu, sehingga membuat bangsa spanyol berhasyrat untuk menaklukannya.
3.             Budaya suku Inca kemungkinan berpadu dengan kebudayaan suku sebelumnya yang sudah sejak ribuan tahun lalu tinggal di Peru. Kerajaan Inca adalah sebuah kerajaan kuno yang telah ada sejak ratusan tahun lalu dan musnah ketika bangsa Spanyol memasuki wilayah Amerika Selatan. Suku Inca dengan ibukota Cuzco atau Qosqo, sekarang Peru terletak di sisi paling selatan tepatnya dipegunungan Andes, berakhir pada 1533 masehi.

B.        Saran
Peradaban tingkat tinggi pada suku bangsa Maya, Aztek dan Inca sangat menarik untuk kita pelajari, tidak terbayang kehebatan mereka dalam menciptakan suatu kebudayaan dan teknologi yang tnggi pada waktu itu. Walaupun di bangasa kita tidak mengalami masa peredaban tinggi pada waktu dulu, dengan mempelajari suku bangsa Maya, Aztek dan Inca harus membuat kita termotivasi untuk mencontoh semangat mereka, namun harus tetap pada konteks masa kini yang kita jalani saat ini. Semoga kita dapat mengambil manfaat dari semua peradaban suku bangsa Maya, Aztek dan Inca namun hanya sisi yang positif yang kita ambil, sisi primitif yang terkandung didalamanya harus kita buang jauh-jauh karena sudah tidak singkron dengan era globalisasi masa kini.



DAFTAR PUSTAKA
https://agusyulionopati.blogspot.com/2017/03/peradaban-amerika-awal.html

Comments