MAKALAH SENI RUPA
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kita haturkan kepada Allah SWT sebab karena limpahan rahmat serta anugerah dari-Nya kami mampu untuk menyelesaikan makalah kami dengan judul “Arsitektur Sejarah Perkembangan” ini.
Shalawat serta salam tidak lupa selalu kita haturkan untuk junjungan nabi agung kita, yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah menyampaikan petunjukan Allah SWT untuk kita semua, yang merupakan sebuah pentunjuk yang paling benar yakni Syariah agama Islam yang sempurna dan merupakan satu-satunya karunia paling besar bagi seluruh alam semesta.
Selanjutnya dengan rendah hati kami meminta kritik dan saran dari pembaca untuk makalah ini supaya selanjutnya dapat kami revisi kembali. Karena kami sangat menyadari, bahwa makalah yang telah kami buat ini masih memiliki banyak kekurangan.
Kami ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada setiap pihak yang telah mendukung serta membantu kami selama proses penyelesaian makalah ini hingga rampungnya makalah ini.
Demikianlah yang dapat kami haturkan, kami berharap supaya makalah yang telah kami buat ini mampu memberikan manfaat kepada setiap pembacanya.
Penulis,
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................... i
DAFTAR ISI ....................................................................................................... ii
BAB I. PENDAHULUAN.................................................................................. 1
A. Latar Belakang .............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................................... 1
C. Tujuan Penulisan ........................................................................................... 1
BAB II. PEMBAHASAN ................................................................................... 2
A. Arsitektur pra Peradaban................................................................................. 2
B. Arsitektur Klasik 600SM-323M...................................................................... 3
C. Arsitektur Medieval........................................................................................ 5
D. Arsitektur modern........................................................................................... 7
E. Arsitektur pra modern..................................................................................... 8
BAB III PENUTUP ............................................................................................ 9
A. Kesimpulan .................................................................................................... 9
B. Saran .............................................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan, dsb), dan cara (bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi). Arsitektur merupakan seni dan ilmu dalam merancang bangunan.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana arsitektur pra Peradaban?
2. Bagaimana arsitekutr Klasik 600SM-323M?
3. Bagaimana perkembangan arsitektur Medieval?
4. Bagaimana perkembangan modern?
5. Bagaimana perkembangan arsitekutr pra modern?
C. Tujuan Penulisan
1. Guna mengetahui arsitektur pra Peradaban
2. Guna mengetahui arsitekutr Klasik 600SM-323M
3. Guna mengetahui perkembangan arsitektur Medieval
4. Guna mengetahui perkembangan modern
5. Guna mengetahui perkembangan arsitekutr pra modern
BAB II
PEMBAHASAN
A. ARSITEKTUR PRA PERADABAN
· Neolithic Architecture 10,000 SM-3000 SM
Arsitektur Neolitik adalah arsitektur dari periode Neolitikum. Di Asia barat daya, budaya Neolitikum muncul pada tahun 10.000 SM, awalnya di Levant dan dari sana menyebar ke arah timur dan barat. Ditemukan budaya Neolitikum awal di Anatolia, Suriah dan Irak pada tahun 8.000 SM, dan budaya masyarakat memproduksi makanan pertama kali muncul di tenggara Eropa tahun 7000 SM, dan Eropa Tengah pada 5500 SM.
· Sumerian Architecture 5300 SM – 2000 SM
Ziggurat di Irak
Arsitektur Mesopotamia adalah arsitektur kuno yang dikembangkan oleh penduduk sekitar sungai Eufrat dan Tigris. Arsitektur pada zaman ini adalah perkembangan perencanaan kota, the coutyard house, dan ziggurat. Para orang Mesopotamia dianggap sebagai pengrajin bangunan.
· Ancient Egyptian architecture 3000 SM-373 M
Piramida Cheopsa
Peninggalan bangunan Mesir yang terkenal adalah piramida dan kuil yang erat kaitannya dengan kehidupan keagamaan. Piramida dibangun untuk tempat pemakaman Firaun. Arsitek terkenal pembuat piramida adalah Imhotep. Bangunan ini biasanya memiliki kamar bawah tanah, pekarangan dan kuil kecil di bagian luarnya. Tiang-tiang dan dindingnya dihiasi dengan hiasan yang indah. Di bagian dalam terdapat lorong-lorong, lubang angin dan ruang jenazah raja. Di depan piramida terdapat sphinx yaitu patung singa berkepala manusia untuk menjaga makam. Piramida terbesar adalah makam raja Cheops, yang tingginya mencapai 137 meter di Gizeh.
B. ARSITEKTUR KLASIK 600 SM-323 M
· Ancient Greek Architecture 776 SM-265 SM
Parthenon
Arsitektur Yunani Kuno merupakan pondasi dari berbagai gaya berikutnya yang berkembang di berbagai belahan dunia dan juga menyumbangkan pemikiran yang paling pintar dan penampilan yang sempurna di dalam tradisi Eropa Barat. Oleh karena itu, monumen utamanya begitu penting sebagai bentuk pemahaman tentang Arsitektur Eropa itu sendiri.
Pada periode Hellenistic (323-30 SM), diikuti dengan kematian Alexander Agung yang mempersatukan Yunani dan memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Timur, bentuk-bentuk bangunan besar berlanjut dengan keuatan yang lebih sedikit dan adanya pengalihan kekuasaan oleh Roma. Arsitektur menampilkan suatu perpaduan Orde yang meluas hingga ke Spanyol dengan penggunaan elemen-elemen tapak dan kubah. Bangunan-bangunan kecil tetap terlihat elegan dengan hiasan yang begitu terperinci namun tidak kehilangan struktur monumentalnya yang merupakan superhuman scale.
· Roman architecture 753 SM–663 M
Colosseum
Dalam arsitektur Romawi, digunakan teknologi yang belum ditemukan pada masa Yunani Kuno. Teknologi ini pun tetap digunakan sampai sekarang, yaitu teknik cor beton. Bangunan-bangunan yang didirikan bangsa Romawi tidak hanya untuk keagamaan tetapi juga keduniawian.
C. ARSITEKTUR MEDIEVAL
· Byzantine architecture 527 (Sofia)-1520
Hagia Sophia. Turki
Bizantium adalah pewaris langsung kekaisaran terakhirRomawi dan merupakan bangsa Kristen yang pertama.Pembangunan paling pesat adalah di Yunani, terus tersebar luas dan berlangsung selama abad pertengahan hingga jatuhnya Konstantinople ke tangan Bangsa Turki (1453). Karakter khas dari arsitektur Byzantium adalah atap kubah yang didukung oleh struktur pendentive, lengkungan - lengkungan, kolom yang rumit serta kekayaan warna dan elemen dekorasi.
· Romanesque architecture 1050-1100
Arsitektur Romanesque adalah gaya arsitektur dari Eropa Abad Pertengahan, ditandai olehpelengkung setengah lingkaran, dan berkembang menjadi gayaarsitektur Goth, ditandai dengan pelengkung berujung, yang dimulai pada abad ke-12. Contoh-contohnya dapat ditemukan di seluruh penjuru Eropa, sehingga menjadikan arsitektur Romanesque sebagai gaya arsitektur pan-Eropa pertama sejak Arsitektur Imperial Romawi. Gaya Romanesque di Inggris disebut sebagai arsitektur Norman.
· Gothic architecture
Gaya arsitektur ini berkembang selama akhir tinggi dan periode abad pertengahan . Hal ini berevolusi dari arsitektur Romawi dan digantikan oleh arsitektur Renaissance . Di Inggris, tepatnya pada abad 17 sampai 18 seni gothic dianggap sebagai seni yang tidak punya cita rasa atau hambar dan juga dianggap sebagai seni yang menyimpang dari kaidah-kaidah seni yang sudah ada.
· Renaisans (abad XIV-XIX)
Paris Opera House
Arsitektur Renaissance adalah arsitektur pada periode antara awal abad ke-15 sampai awal abad ke-17 di wilayah Eropa, ketika terjadi kelahiran kembali budaya klasik terutama budaya Yunani kuno dan budaya Romawi kuno. yang disebut Renaissance. Gaya ini pertama kali dikembangkan di Florence, dengan Filippo Brunelleschi sebagai salah satu inovatornya. Gaya Renaisans dengan cepat menyebar ke kota di Italia lainnya dan lalu ke Perancis, Jerman, Rusia, Inggris dan tempat lainnya.
D. ARSITEKTUR MODERN
Arsitektur modern memiliki ornamen yang minim dan fungsional. Pada arsitektur modern fungsi lebih diutamakan dalam menentukan bentuk, ukuran dan bahan. Di Indonesia rumah-rumah dengan gaya arsitektur modern mulai banyak diterapkan pada awal tahun 70-an. Di masa sekarang pun banyak rumah-rumah baru yang dibangun dengan gaya arsitektur modern dengan penyesuaian terhadap bahan bangunan dengan teknologi terkini, perkembangan budaya dan wawasan serta gaya hidup penghuninya.
E. ARSITEKTUR POST-MODERN
Arsitektur Post Modern bermula dari kejenuhan masyarakat terhadap arsitektur modern, maka timbullah gerakan pembenahan dari para arsitek Arsitektur post modern. Ada protes keras dari masyarakat awam Eropa, mereka beranggapan bahwa suatu pembangunan yang didahului dengan pembongkaran atau penghancuran tak perlu melibatkan campur tangan arsitek, sembarang orang juga dapat melakukannya. Arsitek ditantang untuk membangun tanpa merusak sehingga muncullah arsitektur purna modern yang mendamaikan antara yang baru dan lama.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dewasa ini karya arsitektur yang indah (dalam konteks permukiman) bukan lagi memiliki para raja dan orang kaya saja, karena dengan teknologi yang sudah modern material bahan bangunan dapat diproduksi secara masal dengan harga yang relatif murah. Berbagai gaya bangunan dapat diadaptasikan dimana saja dan oleh siappa saja. Bangunan bergaya Country, Mediteran, Spanyol, dan berbagai macam style bangunan mudah dijumpai di kota-kota besar di Indonesia tanpa harus pergi ke negara asalnya. Bahkan gaya bangunan minimalis yang sedang trend di Indonesia pada saat inipun adalah produk impor dari negara lain. Hal tersebut sebenarnya sah-sah saja selama tetap memperhatikan konteks lingkungan di sekitarnya. Namun terkadang yang terjadi adalah adaptasi tanpa mempertimbangkan lingkungan bangunan tersebut dibuat. Sehingga secara fungsi dan secara visual menjadi kurang optimal. Kita justru harus belajar dari bangsa penjajahan kolonial Belanda dalam mensikapi pembangunan perumahan dan perkotaan di Indonesia. Bukannya memuji bangsa asih yang pernah menjajah kita selama 3,5 abad tersebut.
B. Saran
Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan oleh karena itu saran serta kritikan sangat kami harapkan
DAFTAR PUSTAKA
https://www.materipendidikan.info/2017/10/perkembangan-arsitektur-dunia-sejarah.html
Comments
Post a Comment